FKG Corporation Hadir di Indo Waste & Recycling Expo 2026, Dorong Inovasi Material Ramah Lingkungan dari Jepang untuk Indonesia
BAROMETERMAS.COM. FKG Corporation, perusahaan asal Kumamoto, Jepang, turut berpartisipasi dalam Indo Waste & Recycling Expo 2026 yang berlangsung pada 11–13 Agustus 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, (12/8/2026).
Keikutsertaan FKG Corporation menjadi bagian dari upaya memperkenalkan teknologi dari Jepang di bidang lingkungan melalui pengolahan limbah kepada pasar Indonesia, khususnya dalam bidang material teknik sipil yang mendukung ekonomi sirkular, pengurangan emisi karbon, serta pembangunan berkelanjutan melalui.
Dalam pameran tersebut, FKG Corporation menempati Booth C3-20/C3-21 di Hall C3 bersama sejumlah perusahaan inovatif dari Jepang yang berasal dari Pulau Kyushu. Pameran ini juga menjadi ruang untuk mempertemukan pelaku usaha, pemangku kepentingan, mitra teknologi, serta calon mitra bisnis untuk membuka peluang kerja sama di sektor lingkungan dan teknologi berkelanjutan.
Mengubah Limbah Menjadi Material Bernilai
Salah satu inovasi yang diperkenalkan FKG Corporation adalah material teknik sipil berkualitas tinggi yang diproduksi dengan memanfaatkan material hasil daur ulang, yakni limbah abu batu bara dan limbah abu pembakaran biomassa.
Pendekatan tersebut sejalan dengan prinsip ekonomi sirkular, yaitu mengoptimalkan kembali sumber daya yang sebelumnya dianggap sebagai limbah sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi pembangunan.
Teknologi FKG juga diarahkan untuk mendukung ketahanan terhadap bencana, pengurangan emisi CO₂, dan sirkulasi sumber daya. Dengan pendekatan tersebut, pemanfaatan material hasil daur ulang tidak hanya menjadi solusi persoalan lingkungan, tetapi juga berpotensi memberikan kontribusi terhadap pembangunan infrastruktur yang lebih berkelanjutan.
Membuka Peluang Kolaborasi Jepang–Indonesia
Partisipasi FKG Corporation di Indo Waste & Recycling Expo 2026 tidak sekadar menjadi ajang memperkenalkan produk dan teknologi, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun komunikasi dan penjajakan kerja sama dengan berbagai pihak di Indonesia. FKG sendiri telah bekerja sama dengan institusi riset di Indonesia yaitu Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB terkait uji coba pembuatan jalan di Kampus ITB Jatinangor menggunakan produk batuan kerikil yang dinamakan Okageishi dengan memanfaatkan bahan baku limbah abu batu bara.
Kerjasama antara FKG Corporation dan ITB ini difasilitasi oleh Indonesia Japan Business Network (IJBNet) di bawah koordinator Dr. Salim Mustofa, Sekjen IJBNet, yang juga merupakan peneliti senior di BRIN, dan merupakan salah satu dari beberapa kerjasama riset atau bisnis antara Indonesia dan Jepang yang didorong oleh IJBNet di Indonesia.
Indonesia memiliki kebutuhan yang besar terhadap pengembangan infrastruktur, pengelolaan lingkungan, serta pemanfaatan sumber daya secara lebih efisien. Di sisi lain, Jepang memiliki pengalaman dan teknologi yang dapat dikembangkan melalui kemitraan dengan perusahaan maupun institusi di Indonesia.
Karena itu, kehadiran FKG Corporation di Indonesia diharapkan dapat membuka peluang transfer teknologi, pengembangan bisnis, kerja sama investasi, serta kolaborasi di bidang material ramah lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
Melalui partisipasi dalam Indo Waste & Recycling Expo 2026, FKG Corporation menegaskan komitmennya untuk ikut mendorong terciptanya solusi lingkungan yang tidak hanya berorientasi pada pengelolaan limbah, tetapi juga menghasilkan manfaat ekonomi dan mendukung pembangunan jangka panjang.
FKG Corporation — teknologi Jepang untuk solusi berkelanjutan, menuju ekonomi sirkular dan masa depan Indonesia yang lebih tangguh.
(Aminuddin)

