SMSI Kabupaten Bekasi Salurkan Bantuan Sosial Untuk Penyandang Disabilitas Korban Gempa Cianjur

Header Menu

Advertisement

SMSI Kabupaten Bekasi Salurkan Bantuan Sosial Untuk Penyandang Disabilitas Korban Gempa Cianjur

Redaksi
Sabtu, Desember 10, 2022

 SMSI Kabupaten Bekasi Salurkan Bantuan Sosial Untuk Penyandang Disabilitas Korban Gempa Cianjur 



BAROMETERMAS.COM. CIANJUR - Sejumlah pengusaha media online yang tergabung Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Bekasi bersama Aliansi Ormas Bekasi dan pengurus pusat Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) menyalurkan paket bantuan sosial (bansos) berupa sembako, tenda dan pakaian layak pakai untuk penyandang disabilitas yang terdampak gempa Cianjur, Sabtu, 10 Desember 2022.


Selain membagikan paket bansos, ketiga lembaga juga menggelar do'a bersama agar bencana di tanah air segera berlalu.


"Penyandang disabilitas, lanjut usia (lansia), dan anak-anak merupakan kelompok rentan yang turut terdampak gempa Cianjur," kata Wakil Ketua Bidang Sosial Roma Runa Wijaya didampingi Bendahara Nurhasan dan Wakil Bendahara, Suaeb Rizal di Sekretariat PPDI Kabupaten Cianjur, jalan Gatot Mangkupraja nomor 51A Cikukulu Nagrak, Kabupaten Cianjur.


Maka dari itu, lanjutnya, SMSI Kabupaten Bekasi memberikan perhatian khusus kepada kelompok ini dan menginisiasi kegiatan bhakti sosial untuk penyandang disabilitas yang menjadi korban gempa Cianjur.


"Alhamdulillah, inisiatif kami gayung bersambut, ketua Doni Ardon setuju, Aliansi Ormas Bekasi pun sepakat dan PPDI memberi dukungan berupa data penyandang disabilitas maupun paket bantuan sembako," tambah Nurhasan di sela-sela penyerahan bantuan paket sembako.



CEO Mediapatriotindonesia.co.id itu mengatakan bahwa SMSI Kabupaten Bekasi tidak hanya membagikan paket sembako kepada warga penyandang disabilitas, tetapi juga santunan sebesar 2,8 juta rupiah dan paket sembako untuk pengungsi yang rumahnya roboh akibat Gempa.


"Bantuan dana dan paket sembako kami serahkan secara langsung kepada korban di Kampung Cikukulu Desa Nagrak Kabupaten Cianjur," jelas Nurhasan.


Dalam kesempatan itu, Ketua Umum Aliansi Ormas Bekasi, Zaenal Abidin mengakui kelompok rentan perlu mendapat dukungan khusus. 


Dukungan tersebut bukan sebatas bantuan sosial, tetapi juga dukungan moral berupa rasa penderitaan yang sama dialami korban. 


"Kami merasakan penderitaan bapak, ibu dan adik-adik semuanya, semoga kesedihan ini berubah menjadi kebahagiaan dan kehadiran kami sedikitnya mengurangi beban penderitaan bapak dan ibu semua," kata Zaenal di sela-sela penyaluran bantuan paket sembako dan uang tunai sebesar Rp 2,8 juta untuk korban gempa di Posko Aliansi Ormas Bekasi, Kecamatan Cugenang.


Hadir dalam kegiatan bertemakan Peduli Kemanusiaan dan Solidaritas Untuk Kaum Disabilitas, yakni Ketua Umum PPDI H. Norman Yulian beserta jajaran, ketua PPDI Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Bekasi, pengurus SMSI Kabupaten Bekasi dan jajaran pengurus ormas serta lembaga kemasyarakatan yang tergabung dalam Aliansi Ormas Bekasi dan Kabupaten Cianjur.


Ketua Umum PPDI, Norman Yulian berterimakasih atas kepedulian SMSI Kabupaten Bekasi dan Aliansi Ormas Bekasi terhadap penyandang disabilitas korban gempa di Cianjur.


"Kami ucapkan terimakasih kepada semua jajaran pengurus dan anggota SMSI Kabupaten Bekasi serta para ketua ormas yang tergabung dalam Aliansi Ormas Bekasi terhadap kami penyandang disabilitas, khususnya yang terdampak gempa di Cianjur," kata Ketua Umum PPDI H. Norman Yulian. 


Dirinya lalu mengajak masyarakat untuk berdoa agar bencana segera terlewati dan warga yang terkena bencana diberi ketabahan.



"Mari terus berdoa agar para korban diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini, dan semoga bencana di tanah air segera berlalu, Indonesia segera pulih dari berbagai kesulitan," harap Norman.


 (Doni/DIN)